Dari Bawomataluo, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia yang Tumbuh

SUMUTBERITA | Gunungsitoli | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa melalui rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan. Bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI menghadirkan dukungan penguatan ekonomi masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, hiburan rakyat, hingga aktivasi BRI Peduli “Satu Tanda, Sejuta Harapan” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Desa Bawomataluo kepada masyarakat yang lebih luas dan wisatawan mancanegara yang hadir. Desa yang dikenal memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan tradisi ini dinilai memiliki modal penting untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM, pariwisata, digitalisasi, dan promosi potensi lokal.
RCEO BRI Region 1 Medan Novian Supriatno mengatakan, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat nyata dan mendorong masyarakat agar semakin berdaya.
“Semangat Indonesia tidak hanya hidup di kota-kota besar. Semangat Indonesia juga hidup di desa, dalam budaya yang terus dijaga, masyarakat yang bergotong royong, pelaku UMKM yang terus berjuang, generasi muda yang berani bermimpi dan berkarya, serta masyarakat yang saling peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan bersama,” ujar Novian.
Menurut Novian, Bawomataluo memiliki modal sosial, budaya, dan ekonomi yang kuat. Kekayaan budaya, aktivitas ekonomi masyarakat, serta potensi pariwisata dapat dikembangkan secara beriringan sehingga menciptakan aktivitas ekonomi baru dan memperluas peluang usaha masyarakat.
“Indonesia tidak akan tumbuh kuat jika pembangunan hanya terkonsentrasi di kota. Pertumbuhan harus dirasakan hingga desa. Karena itu, potensi yang ada di desa harus dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi yang produktif, menciptakan peluang usaha, memperkuat UMKM, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Novian.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Amsarno Satriawan Sarumaha, SH, MH, CGCAE, menilai kehadiran BRI memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat, tidak hanya melalui aspek ekonomi, tetapi juga kegiatan sosial dan hiburan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan di Bawomataluo. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, menggerakkan ekonomi, sekaligus memperkenalkan potensi Bawomataluo kepada masyarakat luas dan wisatawan,” ujar Amsarno.
Ia menambahkan, kehadiran wisatawan mancanegara menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nias Selatan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi masyarakat dan UMKM lokal. Hal senada disampaikan Camat Fanayama Welhellmus Haria, S.Pd., MM, yang menilai kegiatan tersebut menjadi ruang promosi langsung bagi potensi budaya dan kehidupan masyarakat Bawomataluo.
Kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau juga mengapresiasi dukungan BRI yang dinilai memberikan energi positif bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi desa, khususnya UMKM dan pariwisata.
“Kegiatan ini memberikan kebahagiaan bagi masyarakat sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bawomataluo kepada lebih banyak orang. Kami berharap potensi desa, UMKM dan pariwisata dapat semakin berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Teruna Wau.
Penguatan ekonomi masyarakat desa tersebut sejalan dengan pendekatan BRI melalui program Desa BRILiaN, yang mendorong pengembangan desa secara terintegrasi melalui empat aspek, yakni BUMDesa, digitalisasi, inovasi, dan sustainability. Pendekatan ini diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya lokal, memperkuat kelembagaan ekonomi, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta membangun ekosistem yang mendukung kemandirian desa dalam jangka panjang.
Dalam konteks Bawomataluo, penguatan ekonomi juga memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata. Kekayaan sejarah dan budaya dapat menjadi daya tarik yang menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari UMKM, kerajinan, kuliner, jasa wisata, hingga usaha pendukung lainnya. Promosi potensi Desa BRILiaN kepada wisatawan mancanegara diharapkan semakin memperluas eksposur desa sekaligus membuka peluang pasar baru bagi masyarakat.
“UMKM adalah bagian penting dari ekonomi masyarakat. Di balik satu usaha terdapat keluarga, tenaga kerja, dan rantai ekonomi yang ikut bergerak. Karena itu, memperkuat UMKM berarti memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Ketika UMKM tumbuh, ekonomi daerah ikut bergerak dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Novian.
Selain aspek ekonomi, BRI juga memperkuat dimensi sosial melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Bawomataluo. Masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Bagi BRI, peningkatan kualitas hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun masyarakat yang berdaya.
Pada momentum yang sama, BRI Peduli menghadirkan aktivasi “Satu Tanda, Sejuta Harapan” sebagai bentuk solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Dalam aktivasi tersebut, setiap stiker yang ditempelkan peserta dikonversikan menjadi donasi sebesar Rp50.000. Donasi selanjutnya disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung pemulihan dan pembangunan kembali fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana: kepedulian harus diwujudkan menjadi aksi. Satu stiker mungkin terlihat kecil, tetapi jika ribuan orang bergerak bersama, dampaknya dapat menjadi besar. Melalui ‘Satu Tanda, Sejuta Harapan’, kami ingin mengubah partisipasi masyarakat menjadi dukungan nyata bagi mereka yang sedang menghadapi bencana,” ujar Novian.
Novian menegaskan, semangat gotong royong merupakan kekuatan penting dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, pembangunan Indonesia tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga penguatan manusia, ekonomi lokal, kesehatan, pariwisata, serta kepedulian sosial.
“Indonesia yang kuat dibangun dari masyarakat yang berdaya. Masyarakat yang berdaya tumbuh dari desa yang memiliki ekonomi kuat, UMKM yang berkembang, generasi muda yang produktif, budaya yang terjaga, pariwisata yang tumbuh, serta lingkungan sosial yang saling mendukung. Karena itu, BRI akan terus hadir untuk memperkuat potensi tersebut dan memastikan pertumbuhan dapat dirasakan semakin luas,” pungkas Novian.
Melalui rangkaian kegiatan di Desa Bawomataluo, BRI menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemberdayaan ekonomi, penguatan UMKM, kesehatan, pariwisata, promosi Desa BRILiaN, hiburan rakyat, serta solidaritas sosial menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dari desa.
Dari Bawomataluo, budaya diperkenalkan, ekonomi masyarakat digerakkan, dan semangat gotong royong dihidupkan. Dari desainer yang berdaya, Indonesia terus bertumbuh. (red)

Khidmat dan Penuh Semangat, BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81

Gunungsitoli — Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Gunungsitoli, Senin (17/8/2026) kemarin.
 
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli dengan penuh disiplin dan antusias. Momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi kesempatan bagi seluruh insan BRI untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, kebersamaan, dan cinta Tanah Air.
 
Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Penghormatan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen yang memberikan nuansa haru sekaligus membangkitkan semangat seluruh peserta untuk terus mengisi kemerdekaan melalui karya dan pengabdian terbaik.
 
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai berbagai permainan (game) kebersamaanyang melibatkan seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penuh canda, tawa, dan semangat kompetisi yang sehat.
 
“Beragam permainan dirancang untuk meningkatkan kekompakan, membangun komunikasi, serta mempererat hubungan antarsesama pekerja. Tidak hanya menghibur, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menciptakan suasana kerja yang semakin harmonis dan solid,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Muhammad Syahrial, kepada awak media, Senin (24/8/2026) di Gunungsitoli.
 
Muhammad Syahrial menyampaikan antusiasme terlihat dari seluruh peserta yang mengikuti setiap permainan dengan penuh semangat. Kekompakan dan kerja sama menjadi kunci dalam menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang semakin erat.
 
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BRI BO Gunungsitoli tidak hanya memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat “Kekompakan dan Keakraban” di lingkungan kerja.
 
Ia berharap semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kerja sama, solidaritas, integritas, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
 
“Dengan semangat kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli diharapkan mampu terus bersinergi, memberikan kontribusi terbaik, dan bersama-sama membawa BRI semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi Indonesia”, pungkasnya.(red)
 

BRI Gunungsitoli Gelar Senam Sehat untuk Pererat Kekompakan Antar Pekerja

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Dalam upaya menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja, BRI Gunungsitoli menggelar kegiatan senam sehat yang diikuti oleh seluruh pekerja di halaman kantor BRI Gunungsitoli, Jum’at (10/7/2026) yang lalu.

Kegiatan yang berlangsung pagi hari tersebut disambut antusias oleh para pekerja. Dengan dipandu instruktur senam, peserta mengikuti seluruh rangkaian gerakan secara bersama-sama dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

SPO BRI BO Gunungsitoli, Richard Lase menyampaikan bahwa kegiatan senam sehat merupakan salah satu agenda yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan pekerja. Menurutnya, pekerja yang sehat dan solid menjadi modal penting dalam memberikan layanan yang optimal kepada nasabah.

“Selain menjadi bagian dari penerapan gaya hidup sehat, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kekompakan serta membangun komunikasi yang lebih baik antarpekerja. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis dan mendukung peningkatan produktivitas,” ujar Richard kepada awak media, Kamis (30/7/2026) di Gunungsitoli.

Melalui kegiatan ini, BRI Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang sehat, kompak, dan profesional sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,”(red)

Ibadah Rutin PKK BRI Gunungsitoli: Wujud Syukur, Penguatan Iman, dan Kebersamaan Antar Pekerja

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Persekutuan Kaum Kristen (PKK) BRI Branch Office (BO) Gunungsitoli kembali melaksanakan ibadah rutin sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan di antara para pekerja. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan tersebut diikuti oleh pekerja Kristen BRI BO Gunungsitoli. Ibadah dilaksanakan secara hybrid yakni offline dan online (zoom).

Ibadah rutin ini menjadi bagian dari pembinaan kerohanian yang secara konsisten dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan kualitas iman, serta membangun semangat kebersamaan dalam lingkungan kerja. Melalui persekutuan ini, setiap peserta diajak untuk terus mengandalkan Tuhan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, sekaligus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani.

Rangkaian ibadah diisi dengan puji-pujian, doa bersama, pembacaan firman Tuhan, serta penyampaian khotbah yang mengangkat pesan tentang pentingnya hidup dalam kasih, rasa syukur, dan saling mendukung di tengah berbagai tantangan kehidupan maupun pekerjaan.

Ketua PKK BRI BO Gunungsitoli, San Salvador Telaumbanua menyampaikan bahwa ibadah rutin ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperdalam kehidupan rohani, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antarpekerja.

“Ibadah ini menjadi pengingat bagi kita untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan dan pekerjaan. Melalui persekutuan ini, kami berharap semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian antarpekerja semakin erat sehingga dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya kepada awak media, Rabu (29/7/2026) di Gunungsitoli.

Suasana penuh kehangatan dan sukacita tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta mengikuti ibadah dengan antusias serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling berbagi pengalaman, memberikan dukungan, dan mempererat tali persaudaraan.

Melalui pelaksanaan ibadah rutin ini, PKK BRI BO Gunungsitoli berharap nilai-nilai Kristiani senantiasa menjadi landasan dalam menjalankan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Dengan iman yang semakin bertumbuh, rasa syukur yang terus dipelihara, serta kebersamaan yang semakin kuat, seluruh pekerja diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan BRI sekaligus menghadirkan pelayanan yang unggul bagi nasabah dan masyarakat.(red)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi CAP Melalui Kegiatan Gathering dan Outbound Marketing Team

SUMUTBERITA | Gunungsitoli |Sebagai upaya memperkuat implementasi budaya kerja perusahaan, BRI BO Gunungsitoli melaksanakan Sosialisasi Culture Activation Program (CAP) yang dikemas melalui kegiatan Gathering dan Outbound Marketing Team bertempat di Baho Farm desa Helefanikha Kecamatan Gunungsitoli Idanoi pada Sabtu (06/06/2026) yang lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim pemasaran dan manajemen BRI BO Gunungsitoli dengan tujuan meningkatkan pemahaman, internalisasi, serta penerapan nilai-nilai budaya kerja BRI dalam aktivitas sehari-hari.

“Melalui berbagai sesi sosialisasi dan permainan outbound yang interaktif, peserta diajak untuk memahami pentingnya kolaborasi, integritas, orientasi pada pelayanan, serta semangat untuk terus bertumbuh dan memberikan kinerja terbaik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpekerja sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dalam mendukung pencapaian target bisnis,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi, Selasa (30/6/2026) di Gunungsitoli.

Pimpinan BRI BO Gunungsitoli menyampaikan bahwa Culture Activation Program merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang kuat dan berkelanjutan.

“Dengan pemahaman yang sama terhadap nilai-nilai perusahaan, diharapkan seluruh pekerja dapat semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan layanan prima kepada nasabah,” pungkas Andri Prayogi.

Di akhir kegiatan dilaksanakan pembagian hadiah bagi group pemenang kegiatan. Dan juga pemberian Reward bagi 6 orang pemasar terbaik sampai dengan Bulan Mei 2026.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh insan BRI BO Gunungsitoli untuk terus menghidupi budaya perusahaan serta mewujudkan kinerja yang unggul dan berkelanjutan. (red)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026, BRI Branch Office (BO) Gunungsitoli melaksanakan upacara peringatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.

“Upacara yang dilaksanakan di lingkungan kantor BRI BO Gunungsitoli pada 1 Juni 2026 kemarin, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta amanat pembina upacara. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh rasa hormat” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi kepada awak media, Senin (29/6/2026) di Gunungsitoli.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan kerja. Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam membangun integritas, profesionalisme, semangat gotong royong, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum bagi seluruh insan BRI untuk semakin memperkuat rasa persatuan, menjaga kebhinekaan, dan meningkatkan komitmen dalam mendukung pembangunan bangsa melalui kinerja yang unggul dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah.

“Melalui kegiatan ini, BRI BO Gunungsitoli menegaskan komitmennya untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pekerjaan serta berkontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan negara,” pungkasnya.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila 2026, seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli diharapkan dapat terus menjadi insan yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan Indonesia secara keseluruhan.(Red)

PKK BRI Gunungsitoli Laksanakan Ibadah Rutin, Wujud Syukur dan Pererat Persaudaraan Antar Pekerja

SUMUTBERITA | Gunungsitoli — Persekutuan Karyawan/i Kristen (PKK) BRI Gunungsitoli kembali melaksanakan ibadah rutin yang berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus sarana mempererat tali persaudaraan antar pekerja di lingkungan BRI Gunungsitoli.

Ibadah rutin tersebut diikuti oleh pekerja dan keluarga besar PKK BRI Gunungsitoli dengan semangat kebersamaan serta kekeluargaan. Ibadah dilaksanakan secara hybrid yakni offline dan online (zoom).

Melalui pujian, doa, dan firman Tuhan yang disampaikan, seluruh peserta diajak untuk terus menjaga iman, meningkatkan rasa syukur, serta menumbuhkan semangat pelayanan dalam pekerjaan sehari-hari.

Ketua PKK BRI Gunungsitoli, San Salvador Telaumbanua menyampaikan bahwa kegiatan ibadah rutin ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan rohani, tetapi juga memperkuat solidaritas dan keharmonisan antar sesama pekerja di lingkungan kerja.

“Melalui ibadah rutin ini, kami berharap seluruh pekerja dapat semakin kompak, saling mendukung, dan memiliki semangat kerja yang positif serta penuh kasih dalam melayani nasabah,” ujarnya usai pelaksanaan Ibadah Rutin, Jum’at (29/5/2026) di Gunungsitoli.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen PKK BRI Gunungsitoli dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan saling mendukung satu sama lain.(red)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026

SUMUT BERITA | Gunungsitoli | Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BO) Gunungsitoli menggelar upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme bertempat di halaman kantor BRI BO Gunungsitoli, Rabu pagi (20/05/2026).

Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut diikuti oleh seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli mulai dari jajaran manajemen, staf, hingga petugas layanan dan tenaga pendukung lainnya.

Seluruh peserta tampak mengenakan seragam kerja rapi dan mengikuti jalannya upacara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa.

Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB ditandai dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana berlangsung penuh khidmat ketika seluruh peserta memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sebagai simbol persatuan dan semangat kebangsaan.

Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi selaku Inspektur Upacara dalam.amanatnya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, disiplin, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, penguatan integritas kerja, serta kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Sebagai insan BRI, kita harus terus menjaga semangat kebangkitan dalam bekerja, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari pembangunan ekonomi bangsa, khususnya di wilayah Kepulauan Nias,” ujarnya.

Selain pelaksanaan upacara bendera, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran pelayanan dan kemajuan perusahaan. Setelah upacara selesai, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan antarpekerja di lingkungan BRI BO Gunungsitoli.

Melalui kegiatan tersebut, BRI BO Gunungsitoli berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi motivasi bagi seluruh pekerja untuk terus meningkatkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (red)

Hari Jadi ke-348 Kota Gunungsitoli, BRI BO Gunungsitoli Hadirkan Layanan Pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di Alun-Alun Kota

SUMUBERITA | Gunungsitoli – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-348 Gunungsitoli, Bank Rakyat Indonesia melalui Branch Office (BO) Gunungsitoli turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan publik berupa stand pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat.

Layanan tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Kota Gunungsitoli sebagai salah satu pusat kegiatan perayaan yang ramai dikunjungi masyarakat mulai tanggal 19 hingga 25 April 2026 lalu, dengan acara puncak pada Sabtu, 25 April 2026. Kehadiran stand ini menjadi bentuk dukungan nyata BRI terhadap pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan keuangan di tengah rangkaian acara yang berlangsung meriah.

“Melalui stand layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran BPHTB dan PBB-P2 secara cepat, aman, dan praktis tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Kemudahan ini disambut positif oleh warga yang memanfaatkan momentum perayaan untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan dengan lebih efisien,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi kepada awak media, Rabu (29/4/2026) di Gunungsitoli.

Ia menyampaikan, selain memberikan kemudahan transaksi, keterlibatan BRI dalam kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Penerimaan pajak daerah yang dihimpun melalui layanan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Gunungsitoli.

“Keikutsertaan BRI BO Gunungsitoli dalam perayaan Hari Jadi Kota Gunungsitoli tidak hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, tetapi juga sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik terbaik di Gunungsitoli,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BRI terus berupaya memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya stand pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di lokasi perayaan, diharapkan masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu, sekaligus turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Gunungsitoli yang lebih maju dan sejahtera.(red)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Simulasi Tanggap Darurat Banjir, Libatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir, BRI Branch Office (BO) Gunungsitoli melaksanakan simulasi tanggap darurat bencana banjir dengan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, bertempat di Halaman Kantor BRI BO Gunungsitoli, Sabtu (18/04/2026) kemarin.

Kegiatan ini diikuti oleh pekerja perwakilan masing-masing unit kerja dan seluruh Satpam BRI BO Gunungsitoli.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pekerja memahami prosedur evakuasi serta penanganan keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Simulasi dilakukan dengan skenario banjir yang mengharuskan evakuasi karyawan, penyelamatan dokumen penting, serta pengamanan aset perusahaan.

Pimpinan BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja dan pelayanan kepada nasabah.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerja memiliki kesiapan dan pemahaman yang baik dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya kepada awak media, Senin (27/4/2026o) di Gunungsitoli.

Sementara itu, Dalimasa Zega selaku
perwakilan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias yang turut hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana.

“Simulasi seperti ini sangat penting untuk melatih refleks dan koordinasi tim saat terjadi bencana. Pengetahuan dasar evakuasi dan penyelamatan dapat meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara instansi dan dunia perbankan menjadi hal yang krusial dalam upaya mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Gunungsitoli, terutama saat musim hujan.

Kegiatan simulasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan, melalui pelatihan ini seluruh peserta dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat yang sebenarnya. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan tema bencana lain sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana dan manajemen kontiunitas bisnis.(red)