PKK BRI Gunungsitoli Laksanakan Ibadah Rutin, Wujud Syukur dan Pererat Persaudaraan Antar Pekerja

SUMUTBERITA | Gunungsitoli — Persekutuan Karyawan/i Kristen (PKK) BRI Gunungsitoli kembali melaksanakan ibadah rutin yang berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus sarana mempererat tali persaudaraan antar pekerja di lingkungan BRI Gunungsitoli.

Ibadah rutin tersebut diikuti oleh pekerja dan keluarga besar PKK BRI Gunungsitoli dengan semangat kebersamaan serta kekeluargaan. Ibadah dilaksanakan secara hybrid yakni offline dan online (zoom).

Melalui pujian, doa, dan firman Tuhan yang disampaikan, seluruh peserta diajak untuk terus menjaga iman, meningkatkan rasa syukur, serta menumbuhkan semangat pelayanan dalam pekerjaan sehari-hari.

Ketua PKK BRI Gunungsitoli, San Salvador Telaumbanua menyampaikan bahwa kegiatan ibadah rutin ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan rohani, tetapi juga memperkuat solidaritas dan keharmonisan antar sesama pekerja di lingkungan kerja.

“Melalui ibadah rutin ini, kami berharap seluruh pekerja dapat semakin kompak, saling mendukung, dan memiliki semangat kerja yang positif serta penuh kasih dalam melayani nasabah,” ujarnya usai pelaksanaan Ibadah Rutin, Jum’at (29/5/2026) di Gunungsitoli.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen PKK BRI Gunungsitoli dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan saling mendukung satu sama lain.(red)

BRI BO Kisaran Hadiri Peringatan HBP Ke-62 di Lapas Labuhan Ruku

SUMUTBERITA | BATU BARA | BRI Branch Office (BO) Kisaran menghadiri undangan Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku Kabupaten Batu Bara, Senin (27/04/2026) yang lalu. Kegiatan yang mengambil tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”ini bertujuan untuk meningkatkan semangat pengabdian jajaran Pemasyarakatan kepada bangsa dan negara.

“Kehadiran BRI BO Kisaran dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarinstansi serta komitmen perusahaan dalam membangun hubungan kelembagaan yang harmonis dengan berbagai stakeholder di wilayah kerja,’ papar Branch Office Head BRI BO Kisaran, Danang P kepada awak media, Senin (4/5/2026) di Kisaran.

Danang berharap, Hari Bakti Pemasyarakatan merupakan momentum penting bagi seluruh insan pemasyarakatan dalam memperkuat semangat pengabdian, pelayanan, serta pembinaan kepada masyarakat.

“Peringatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan, instansi pemerintah, BUMN, dan mitra strategis lainnya untuk bersama-sama mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan,” 

BRI BO Kisaran, lanjutnya, mendukung penguatan sinergi kelembagaan dan semangat kolaborasi lintas sektor. BRI meyakini bahwa hubungan yang baik dengan seluruh stakeholder akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang menjadi penerima manfaat dari pelayanan yang semakin baik, pungkas Danang.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, ST, SH, M.Hum menyebutkan, Peringatan HBP ke-62 bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat sinergitas antar instansi serta stakeholder lainnya termasuk perbankan.

Ia berharap kolaborasi yang terjalin antar instansi dan stakeholder termasuk perbankan tersebut, Lapas Labuhan Ruku dapat senantiasa memberikan pelayanan prima dan memberikan dampak positif yang nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan sejalan dengan semangat pelayanan prima dalam peringatan HBP ke-62 Tahun 2026 ini.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, ST, SH, M.Hum beserta jajaran, Forkopimda, perwakilan Kemenag, OPD, LBH, sementara BRI BO Kisaran Manager diwakili oleh Konsumer Feri. S beserta Staf BRI. (red)

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan

SUMUTBERITA | Bekasi – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Selasa (28/4) pagi. Prabowo menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada para korban dan keluarga, serta memastikan pemerintah akan bergerak cepat untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.

“Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya ucapkan belasungkawa atas kejadian yang telah terjadi. Kita segera mengadakan investigasi untuk mengetahui bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” ujar Prabowo kepada awak media.

Prabowo juga menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan kereta api yang dinilai masih banyak belum terjaga dengan baik, khususnya di wilayah padat seperti Bekasi.

“Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak terjaga. Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan fly over karena Bekasi ini juga padat, dan kebutuhan kereta api itu sangat penting serta mendesak. Saya sudah setujui agar segera dibangun fly over langsung melalui bantuan Presiden,” jelas Prabowo.

Selain Bekasi, Prabowo juga menyoroti sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Menurutnya, banyak lintasan tersebut telah ada sejak zaman kolonial dan belum terselesaikan hingga saat ini.

“Dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau dengan fly over, nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pemerintah akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan, karena kereta api sangat penting dan sangat kita perlukan. Sudah berapa puluh tahun hal ini tidak dilakukan, sekarang saatnya kita lakukan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kecelakaan kereta api tersebut terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Insiden tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line Cikarang yang sedang berhenti di stasiun.

Benturan keras terjadi pada gerbong paling belakang, yang merupakan gerbong khusus perempuan, menyebabkan korban jiwa dan puluhan penumpang mengalami luka-luka.(red)

Hari Jadi ke-348 Kota Gunungsitoli, BRI BO Gunungsitoli Hadirkan Layanan Pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di Alun-Alun Kota

SUMUBERITA | Gunungsitoli – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-348 Gunungsitoli, Bank Rakyat Indonesia melalui Branch Office (BO) Gunungsitoli turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan publik berupa stand pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat.

Layanan tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Kota Gunungsitoli sebagai salah satu pusat kegiatan perayaan yang ramai dikunjungi masyarakat mulai tanggal 19 hingga 25 April 2026 lalu, dengan acara puncak pada Sabtu, 25 April 2026. Kehadiran stand ini menjadi bentuk dukungan nyata BRI terhadap pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan keuangan di tengah rangkaian acara yang berlangsung meriah.

“Melalui stand layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran BPHTB dan PBB-P2 secara cepat, aman, dan praktis tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Kemudahan ini disambut positif oleh warga yang memanfaatkan momentum perayaan untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan dengan lebih efisien,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi kepada awak media, Rabu (29/4/2026) di Gunungsitoli.

Ia menyampaikan, selain memberikan kemudahan transaksi, keterlibatan BRI dalam kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Penerimaan pajak daerah yang dihimpun melalui layanan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Gunungsitoli.

“Keikutsertaan BRI BO Gunungsitoli dalam perayaan Hari Jadi Kota Gunungsitoli tidak hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, tetapi juga sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik terbaik di Gunungsitoli,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BRI terus berupaya memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya stand pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di lokasi perayaan, diharapkan masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu, sekaligus turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Gunungsitoli yang lebih maju dan sejahtera.(red)

Soroti Potensi Pelanggaran, Pemerintah Tegaskan Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jemaah Haji

SUMUBERITA | Jakarta – Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji.

Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.

“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4).

Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, jemaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi mencapai 56 kloter dengan jumlah 22.051 jemaah. Sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi.

Pada kesempatan ini, Maria juga mengingatkan para jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah bahwa suhu di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.

“Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan pada jemaah haji untuk tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apa pun.

“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah,” tutupnya.(red/Bakom RI)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Simulasi Tanggap Darurat Banjir, Libatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir, BRI Branch Office (BO) Gunungsitoli melaksanakan simulasi tanggap darurat bencana banjir dengan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, bertempat di Halaman Kantor BRI BO Gunungsitoli, Sabtu (18/04/2026) kemarin.

Kegiatan ini diikuti oleh pekerja perwakilan masing-masing unit kerja dan seluruh Satpam BRI BO Gunungsitoli.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pekerja memahami prosedur evakuasi serta penanganan keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Simulasi dilakukan dengan skenario banjir yang mengharuskan evakuasi karyawan, penyelamatan dokumen penting, serta pengamanan aset perusahaan.

Pimpinan BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja dan pelayanan kepada nasabah.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerja memiliki kesiapan dan pemahaman yang baik dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya kepada awak media, Senin (27/4/2026o) di Gunungsitoli.

Sementara itu, Dalimasa Zega selaku
perwakilan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias yang turut hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana.

“Simulasi seperti ini sangat penting untuk melatih refleks dan koordinasi tim saat terjadi bencana. Pengetahuan dasar evakuasi dan penyelamatan dapat meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara instansi dan dunia perbankan menjadi hal yang krusial dalam upaya mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Gunungsitoli, terutama saat musim hujan.

Kegiatan simulasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan, melalui pelatihan ini seluruh peserta dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat yang sebenarnya. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan tema bencana lain sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana dan manajemen kontiunitas bisnis.(red)

Kinerja BRI Cabang Kisaran Tumbuh Solid, DPK dan Kredit Meningkat Sepanjang 2025

SUMUTBERITA | Kisaran – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Cabang Kisaran mencatatkan kinerja yang solid hingga akhir Desember 2025, ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.

Hingga akhir Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp1,63 triliun atau tumbuh sekitar 4,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Struktur pendanaan juga semakin kuat, tercermin dari dana murah (CASA) yang mencapai Rp1,42 triliun atau setara dengan CASA ratio sebesar 87,11%.

Dari sisi penyaluran, kredit BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp2,88 triliun atau tumbuh sekitar 10,6% yoy. Penyaluran kredit dilakukan secara selektif dengan fokus pada sektor-sektor produktif, termasuk UMKM, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemimpin Cabang BRI Kisaran Danang P menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

“Capaian ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. Kami memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin,” ujarnya.

Danang menambahkan bahwa penguatan pada segmen produktif dan struktur pendanaan menjadi fokus utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja.

“Ke depan, kami akan terus memperdalam pembiayaan pada sektor produktif, khususnya UMKM, serta memperkuat dana murah untuk menjaga efisiensi biaya dana. Dengan strategi tersebut, kami optimistis kinerja BRI akan tetap resilien serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah,” pungkasnya.(red)

Pemimpin Cabang BRI Kisaran Temui Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran, Pastikan Isu Lembur Tidak Dibayar Hoax

SUMUTBERITA | Asahan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Kisaran menegaskan komitmennya dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis serta memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI Kisaran, Danang P., dalam pertemuan bersama Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran guna mengklarifikasi isu yang beredar terkait dugaan lembur tidak dibayarkan kepada pekerja.

Sebelumnya beredar informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya yang menyebutkan BRI Cabang Kisaran disebut tidak membayar uang lembur karyawan hingga 2 tahun.

BRI menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks, dan seluruh hak pekerja telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif tersebut menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam mengedepankan dialog serta transparansi dalam menyikapi setiap dinamika hubungan kerja. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa informasi yang beredar di sejumlah kanal tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Danang P. menyampaikan bahwa BRI senantiasa menjalankan kebijakan ketenagakerjaan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan internal perusahaan, termasuk dalam pemenuhan hak atas upah lembur bagi pekerja yang melaksanakan pekerjaan di luar jam kerja sesuai mekanisme yang berlaku.

“BRI memastikan bahwa seluruh hak pekerja, termasuk terkait lembur, telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi yang menyebutkan adanya lembur yang tidak dibayarkan adalah tidak benar atau hoaks,” ujar Danang P.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa BRI secara konsisten membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan internal, termasuk Serikat Pekerja, guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan berkeadilan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran, Jamaluddin Ramdani menyampaikan apresiasi atas keterbukaan manajemen dalam memberikan klarifikasi serta memastikan bahwa tidak terdapat pelanggaran terkait hak pekerja sebagaimana yang diinformasikan secara tidak bertanggung jawab oleh pihak-pihak tertentu.

“Kami telah mendapatkan penjelasan secara langsung dari manajemen, dan dapat kami pastikan bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar. Hubungan antara pekerja dan manajemen tetap berjalan dengan baik dan kondusif,” ujarnya.

BRI memahami bahwa di era digital saat ini, penyebaran informasi dapat terjadi dengan cepat. Oleh karena itu, BRI mengimbau kepada seluruh pihak untuk dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan klarifikasi melalui kanal resmi guna menghindari kesalahpahaman.

Ke depan, BRI akan terus memperkuat komunikasi internal dan eksternal guna memastikan setiap informasi yang beredar dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat maupun pekerja.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperoleh pemahaman yang tepat serta terus mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan di lingkungan BRI.(red)

BRI BO Kisaran dan PT Inalum Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah

SUMUTBERITA | Batu Bara – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergisitas antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BRI BO Kisaran dan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) menggelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah bertempat di RM 100 Indrapura Kabupaten Batu Bara, Kamis (9/4/2026) malam.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh jajaran BRI yakni Catur (Area Head), Branch Office Head BRI BO Kisaran Danang P, dan Ivory (SBOH) beserta team. Sedangkan dari PT. Inalum hadir Suestyo Bayu Pramono (Kepala Divisi Keuangan dan Trasury), Septia Widi Cahyati (Manager Keuangan dan Trasury) beserta team dan keluarga.

Dalam sambutannya, Catur, selaku Area Head BRI menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergisitas, kebersamaan dan meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan bakti terbaik bagi masyarakat.

“Pada kesempatan Halal Bi Halal ini kami sampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada jajaran PT. Inalum beserta keluarga, semoga kiranya kegiatan ini tidak hanya sekedar tradisi tahunan saja, akan tetapi akan memperkuat silaturahmi dan sinergisitasi antar BUMN untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.” Papar Catur.

Senada, Branch Office Head BRI BO Kisaran, Danang P juga berharap kegiatan ini semakin memperkuat komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Terima kasih kepada PT. Inalum untuk sinergisitas yang terjalin baik selama ini. Hal ini menjadi salah satu wujud komitmen kerjasama antar BUMN untuk mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi serta meningkatkan daya saing dan potensi daerah,” papar Danang.

Sementara, Kepala Divisi Keuangan dan Trasury PT. Inalum, Suestyo Bayu Pramono, menyambut baik kegiatan dan menyampaikan salam dari Pimpinan serta komitmen untuk terus bersinergi membangun bangsa. 

“Kami membawa salam dan ucapan Selamat Idulfitri dari seluruh Direksi kepada jajaran BRI, mari kita terus mengambil peran serta dalam membantu masyarakat baik dalam hal kesejahteraan ekonomi untuk masyarakat. Perusahaan menyadari bahwa kelancaran pembangunan dan keberhasilan operasi tidak dapat dipisahkan dari seluruh pemangku kepentingan dan sesame BUMN, seperti halnya BRI,” pungkasnya.(red/BRI)

Arab Saudi Memandang Kesepakatan AS-Iran sebagai Potensi “Pengkhianatan Strategis”

SUMUTBERITA | “Kesepakatan Islamabad” yang berisi gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran disambut di Riyadh bukan dengan perayaan, melainkan dengan manuver dan mobilisasi yang dingin dan terencana.

Pada Rabu malam, 8 April 2026, Kerajaan Arab Saudi dilaporkan telah memicu sesi darurat Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk membahas apa yang disebut sumber sebagai skenario “Pengabaian Hormuz”.

Berikut adalah Reaksi Riyadh—respons berisiko tinggi dari ekonomi terbesar di dunia Arab terhadap rencana 10 poin Iran yang saat ini sedang dibahas.

Sementara Washington dan Teheran merayakan jeda dua minggu, keluarga Saud dilaporkan memandang “Kesepakatan Islamabad” sebagai potensi pengkhianatan strategis.

Sumber-sumber di Kementerian Pertahanan Saudi menunjukkan bahwa Kerajaan tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang meninggalkan jalur energi paling vital di dunia di bawah pengawasan tunggal Iran.

Pertemuan Darurat GCC

Menyusul panggilan langsung antara Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan para pemimpin UEA, Kuwait, dan Bahrain, sebuah pertemuan menteri darurat telah diselenggarakan di Riyadh.

Agendanya adalah pembentukan “Gugus Tugas Maritim Teluk”—koalisi militer independen yang akan berpatroli di Selat Hormuz jika Angkatan Laut AS menindaklanjuti klausul “Penarikan” dari rencana 10 poin.

Pesannya jelas: “Kami tidak akan menjadi penonton atas pencekikan leher kami sendiri.” Riyadh memberi sinyal bahwa jika AS meninggalkan negara-negara Arab Teluk, GCC akan mengisi kekosongan tersebut, dengan atau tanpa persetujuan Barat.

Peringatan “Kiamat Energi”

Riyadh dilaporkan telah mengeluarkan memo pribadi kepada Gedung Putih dan G7 mengenai rumor “Selat Biru” (jalur aman di Selat Hormuz yang dilaporkan milik China).

Ultimatumnya: Jika pasukan Iran diizinkan untuk “memeriksa” atau “memungut tol” dari kapal-kapal tanker Arab, sementara kapal-kapal China bisa lewat dengan bebas di Selat Hormuz, maka Arab Saudi mengancam akan menangguhkan semua peningkatan produksi minyak saat ini dan mengalihkan sisa minyak “Jalur Aman” mereka secara eksklusif kepada mitra regional mereka sendiri.

Seorang diplomat senior Saudi diduga menyatakan: “Jika Selat itu milik Iran, minyak kami tetap berada di dalam tanah. Dunia dapat memutuskan apakah mereka lebih memilih ‘Rencana 10 Poin’ Iran atau ekonomi global yang berfungsi.”

Ancaman “Pergeseran Ke Timur”

Mungkin dampak “Kesepakatan Islamabad” yang paling merusak bagi AS adalah pergeseran diplomasi Arab Saudi yang dilaporkan.

Ini titik balik. Untuk pertama kalinya, Riyadh dilaporkan sedang membahas jaminan keamanan dengan Beijing, yang tidak melibatkan Amerika Serikat.

Logikanya, jika China adalah satu-satunya kekuatan yang mampu “memerintahkan” Iran untuk berperilaku baik, maka Arab Saudi memberi sinyal bahwa mereka mungkin tidak punya pilihan selain mengikuti “Model China” untuk keamanan Teluk, yang secara efektif mengakhiri 80 tahun Pakta Petrodolar-Keamanan dengan Washington.

Kesimpulan: Aliansi AS-Arab Saudi di Titik Kritis

Kesepakatan Islamabad telah menyelamatkan Teheran, tetapi mungkin telah memadamkan secara permanen aliansi AS-Arab Saudi.

Dengan menerima kerangka kerja yang memperlakukan kendali Iran atas Selat Hormuz sebagai “poin yang dapat dinegosiasikan,” Trump telah memaksa Riyadh ke sudut di mana “Pertahanan Diri” adalah satu-satunya pilihan yang tersisa.

Intinya, Arab Saudi dan negara-negara Arab Teluk tidak lagi menunggu memo atau arahan dari AS untuk menentukan nasib mereka. Jika AS meninggalkan Selat Hormuz pada hari Jumat, dunia Arab akan menetapkan batasannya dan langkah-langkahnya sendiri pada hari Sabtu. #

(Dinarasikan oleh Satrio Arismunandar dari sumber W&RoW)