PKK BRI Gunungsitoli Laksanakan Ibadah Rutin, Wujud Syukur dan Pererat Persaudaraan Antar Pekerja

SUMUTBERITA | Gunungsitoli — Persekutuan Karyawan/i Kristen (PKK) BRI Gunungsitoli kembali melaksanakan ibadah rutin yang berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan sekaligus sarana mempererat tali persaudaraan antar pekerja di lingkungan BRI Gunungsitoli.

Ibadah rutin tersebut diikuti oleh pekerja dan keluarga besar PKK BRI Gunungsitoli dengan semangat kebersamaan serta kekeluargaan. Ibadah dilaksanakan secara hybrid yakni offline dan online (zoom).

Melalui pujian, doa, dan firman Tuhan yang disampaikan, seluruh peserta diajak untuk terus menjaga iman, meningkatkan rasa syukur, serta menumbuhkan semangat pelayanan dalam pekerjaan sehari-hari.

Ketua PKK BRI Gunungsitoli, San Salvador Telaumbanua menyampaikan bahwa kegiatan ibadah rutin ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan rohani, tetapi juga memperkuat solidaritas dan keharmonisan antar sesama pekerja di lingkungan kerja.

“Melalui ibadah rutin ini, kami berharap seluruh pekerja dapat semakin kompak, saling mendukung, dan memiliki semangat kerja yang positif serta penuh kasih dalam melayani nasabah,” ujarnya usai pelaksanaan Ibadah Rutin, Jum’at (29/5/2026) di Gunungsitoli.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen PKK BRI Gunungsitoli dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan saling mendukung satu sama lain.(red)

BRI BO Kisaran dan BPS Asahan Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Data Statistik Ekonomi

SUMUT BERITA – Kisaran | BRI Branch Office (BO) Kisaran dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus sosialisasi dalam rangka memperkuat koordinasi serta menjalin dukungan lintas sektor dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Asahan. 

Kegiatan yang berlangsung hangat dan akrab tersebut berlangsung di WBF Kisaran, Rabu, 6 Mei 2026 yang lalu, serta dihadiri oleh Branch Office Head BRI BO Kisaran, Danang P didampingi staf. Sementara dari BPS Asahan hadir Dadan Supriadi selaku Kepala Kantor BPS Kabupaten Asahan beserta staf.

“Kami mengapresiasi terlaksananya pertemuan silaturahmi dengan BPS Asahan tersebut. BRI BO Kisaran menegaskan kesiapan untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk dalam penyediaan data-data yang dibutuhkan oleh BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026,”, papar Branch Office Head BRI BO Kisaran, Danang P kepada awak media, Kamis (21/5/2026) di Kisaran.

Melalui pertemuan ini, lanjut Danang, diharapkan hubungan kerjasama antara BRI BO Kisaran dan BPS Asahan dapat semakin erat demi mendukung peningkatan kualitas data statistik ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Asahan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor BPS Asahan, Dadan Supriadi, menyampaikan pentingnya peran seluruh pihak, termasuk sektor perbankan, dalam mendukung kelancaran pendataan ekonomi nasional.

“Pertemuan hari ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara BPS Asahan dan BRI BO Kisaran dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan terpercaya. Selain itu diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi ke depan,” pungkasnya.(red)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026

SUMUT BERITA | Gunungsitoli | Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BO) Gunungsitoli menggelar upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme bertempat di halaman kantor BRI BO Gunungsitoli, Rabu pagi (20/05/2026).

Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” tersebut diikuti oleh seluruh pekerja BRI BO Gunungsitoli mulai dari jajaran manajemen, staf, hingga petugas layanan dan tenaga pendukung lainnya.

Seluruh peserta tampak mengenakan seragam kerja rapi dan mengikuti jalannya upacara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa.

Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB ditandai dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana berlangsung penuh khidmat ketika seluruh peserta memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sebagai simbol persatuan dan semangat kebangsaan.

Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi selaku Inspektur Upacara dalam.amanatnya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, disiplin, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, penguatan integritas kerja, serta kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

“Sebagai insan BRI, kita harus terus menjaga semangat kebangkitan dalam bekerja, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari pembangunan ekonomi bangsa, khususnya di wilayah Kepulauan Nias,” ujarnya.

Selain pelaksanaan upacara bendera, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran pelayanan dan kemajuan perusahaan. Setelah upacara selesai, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan antarpekerja di lingkungan BRI BO Gunungsitoli.

Melalui kegiatan tersebut, BRI BO Gunungsitoli berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi motivasi bagi seluruh pekerja untuk terus meningkatkan dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (red)

BRI BO Kisaran Gandeng Pramita Lab Gelar Medical Check-Up Bagi Pekerja

SUMUT BERITA | Asahan – Komitmen dan kepedulian terhadap kesehatan pekerja senantiasa menjadi prioritas BRI BO Kisaran. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan program medical check-up komprehensif bagi para pekerja tetap berusia diatas 40 tahun bertempat di Aula Kantor BRI BO Kisaran, Selasa (5/5/2026) yang lalu.

Dalam pelaksanaan medical check-up tersebut, BRI BO Kisaran menggandeng Pramita Lab sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan kesejahteraan serta produktivitas pekerja.

“Program pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check-up tersebut dirancang untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan, mencegah penyakit akibat kerja, serta menjaga kualitas layanan BRI BO Kisaran kepada masyarakat terutama bagi nasabah BRI,” papat Branch Office Head BRI BO Kisaran Danang P, kepada awak media, Selasa (19/5/2026) di Kisaran.

Danang menjelaskan, langkah preventif ini dinilai penting mengingat tingginya intensitas kerja perbankan yang menuntut stamina dan kebugaran optimal.

“Melalui medical check-up menegaskan bahwa BRI BO Kisaran bukan hanya bertanggung jawab terhadap pencapaian target bisnis, tetapi juga terhadap keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan para insan BRI yang berada di balik setiap layanan prima kepada nasabah yang membutuhkan stamina dan kebugaran yang optimal” ujar Danang.

Sebagai penutup, Danang berharap kegiatan medical check-up akan dapat menciptakan lingkungan yang aman, produktif dan sehat.

“Kami berharap dengan pelaksanaan medical check-up ini akan senantiasa tercipta lingkungan kerja yang produktif yang semua itu dimulai dari pekerja yang sehat, ” pungkasnya .

Pada kegiatan tersebut, para pekerja menjalani berbagai jenis pemeriksaan medis yang telah distandarisasi, meliputi konsultasi dokter umum dan spesialis, pemeriksaan elektrokardiogram (ECG) untuk skrining kesehatan jantung, pemeriksaan laboratorium darah lengkap, USG (Ultrasonografi) serta pelayanan kesehatan lainnya.(Red)

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan

SUMUTBERITA | Bekasi – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Selasa (28/4) pagi. Prabowo menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada para korban dan keluarga, serta memastikan pemerintah akan bergerak cepat untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.

“Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya ucapkan belasungkawa atas kejadian yang telah terjadi. Kita segera mengadakan investigasi untuk mengetahui bagaimana peristiwa ini bisa terjadi,” ujar Prabowo kepada awak media.

Prabowo juga menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perlintasan kereta api yang dinilai masih banyak belum terjaga dengan baik, khususnya di wilayah padat seperti Bekasi.

“Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak terjaga. Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan fly over karena Bekasi ini juga padat, dan kebutuhan kereta api itu sangat penting serta mendesak. Saya sudah setujui agar segera dibangun fly over langsung melalui bantuan Presiden,” jelas Prabowo.

Selain Bekasi, Prabowo juga menyoroti sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Menurutnya, banyak lintasan tersebut telah ada sejak zaman kolonial dan belum terselesaikan hingga saat ini.

“Dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun, sekarang sudahlah kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau dengan fly over, nanti pelaksanaannya kita tunjuk,” lanjutnya.

Lebih lanjut, pemerintah akan menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik sekaligus memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.

“Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun demi keselamatan, karena kereta api sangat penting dan sangat kita perlukan. Sudah berapa puluh tahun hal ini tidak dilakukan, sekarang saatnya kita lakukan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kecelakaan kereta api tersebut terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Insiden tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line Cikarang yang sedang berhenti di stasiun.

Benturan keras terjadi pada gerbong paling belakang, yang merupakan gerbong khusus perempuan, menyebabkan korban jiwa dan puluhan penumpang mengalami luka-luka.(red)

Hari Jadi ke-348 Kota Gunungsitoli, BRI BO Gunungsitoli Hadirkan Layanan Pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di Alun-Alun Kota

SUMUBERITA | Gunungsitoli – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-348 Gunungsitoli, Bank Rakyat Indonesia melalui Branch Office (BO) Gunungsitoli turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan publik berupa stand pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat.

Layanan tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Kota Gunungsitoli sebagai salah satu pusat kegiatan perayaan yang ramai dikunjungi masyarakat mulai tanggal 19 hingga 25 April 2026 lalu, dengan acara puncak pada Sabtu, 25 April 2026. Kehadiran stand ini menjadi bentuk dukungan nyata BRI terhadap pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan keuangan di tengah rangkaian acara yang berlangsung meriah.

“Melalui stand layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran BPHTB dan PBB-P2 secara cepat, aman, dan praktis tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Kemudahan ini disambut positif oleh warga yang memanfaatkan momentum perayaan untuk menyelesaikan kewajiban perpajakan dengan lebih efisien,” papar Branch Office Head BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi kepada awak media, Rabu (29/4/2026) di Gunungsitoli.

Ia menyampaikan, selain memberikan kemudahan transaksi, keterlibatan BRI dalam kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Penerimaan pajak daerah yang dihimpun melalui layanan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Gunungsitoli.

“Keikutsertaan BRI BO Gunungsitoli dalam perayaan Hari Jadi Kota Gunungsitoli tidak hanya sebagai bentuk partisipasi seremonial, tetapi juga sebagai upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik terbaik di Gunungsitoli,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BRI terus berupaya memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya stand pembayaran BPHTB dan PBB-P2 di lokasi perayaan, diharapkan masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu, sekaligus turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Gunungsitoli yang lebih maju dan sejahtera.(red)

Soroti Potensi Pelanggaran, Pemerintah Tegaskan Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jemaah Haji

SUMUBERITA | Jakarta – Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji.

Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.

“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4).

Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, jemaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi mencapai 56 kloter dengan jumlah 22.051 jemaah. Sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi.

Pada kesempatan ini, Maria juga mengingatkan para jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah bahwa suhu di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.

“Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan pada jemaah haji untuk tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apa pun.

“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah,” tutupnya.(red/Bakom RI)

BRI BO Gunungsitoli Gelar Simulasi Tanggap Darurat Banjir, Libatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias

SUMUTBERITA | Gunungsitoli – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya banjir, BRI Branch Office (BO) Gunungsitoli melaksanakan simulasi tanggap darurat bencana banjir dengan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, bertempat di Halaman Kantor BRI BO Gunungsitoli, Sabtu (18/04/2026) kemarin.

Kegiatan ini diikuti oleh pekerja perwakilan masing-masing unit kerja dan seluruh Satpam BRI BO Gunungsitoli.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pekerja memahami prosedur evakuasi serta penanganan keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Simulasi dilakukan dengan skenario banjir yang mengharuskan evakuasi karyawan, penyelamatan dokumen penting, serta pengamanan aset perusahaan.

Pimpinan BRI BO Gunungsitoli, Andri Prayogi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja dan pelayanan kepada nasabah.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerja memiliki kesiapan dan pemahaman yang baik dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya kepada awak media, Senin (27/4/2026o) di Gunungsitoli.

Sementara itu, Dalimasa Zega selaku
perwakilan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias yang turut hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana.

“Simulasi seperti ini sangat penting untuk melatih refleks dan koordinasi tim saat terjadi bencana. Pengetahuan dasar evakuasi dan penyelamatan dapat meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara instansi dan dunia perbankan menjadi hal yang krusial dalam upaya mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Gunungsitoli, terutama saat musim hujan.

Kegiatan simulasi berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan, melalui pelatihan ini seluruh peserta dapat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat yang sebenarnya. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan tema bencana lain sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana dan manajemen kontiunitas bisnis.(red)

Kinerja BRI Cabang Kisaran Tumbuh Solid, DPK dan Kredit Meningkat Sepanjang 2025

SUMUTBERITA | Kisaran – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Cabang Kisaran mencatatkan kinerja yang solid hingga akhir Desember 2025, ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.

Hingga akhir Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp1,63 triliun atau tumbuh sekitar 4,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Struktur pendanaan juga semakin kuat, tercermin dari dana murah (CASA) yang mencapai Rp1,42 triliun atau setara dengan CASA ratio sebesar 87,11%.

Dari sisi penyaluran, kredit BRI Cabang Kisaran tercatat mencapai Rp2,88 triliun atau tumbuh sekitar 10,6% yoy. Penyaluran kredit dilakukan secara selektif dengan fokus pada sektor-sektor produktif, termasuk UMKM, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemimpin Cabang BRI Kisaran Danang P menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

“Capaian ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas. Kami memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin,” ujarnya.

Danang menambahkan bahwa penguatan pada segmen produktif dan struktur pendanaan menjadi fokus utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja.

“Ke depan, kami akan terus memperdalam pembiayaan pada sektor produktif, khususnya UMKM, serta memperkuat dana murah untuk menjaga efisiensi biaya dana. Dengan strategi tersebut, kami optimistis kinerja BRI akan tetap resilien serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah,” pungkasnya.(red)

Pemimpin Cabang BRI Kisaran Temui Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran, Pastikan Isu Lembur Tidak Dibayar Hoax

SUMUTBERITA | Asahan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Kisaran menegaskan komitmennya dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis serta memastikan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI Kisaran, Danang P., dalam pertemuan bersama Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran guna mengklarifikasi isu yang beredar terkait dugaan lembur tidak dibayarkan kepada pekerja.

Sebelumnya beredar informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya yang menyebutkan BRI Cabang Kisaran disebut tidak membayar uang lembur karyawan hingga 2 tahun.

BRI menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks, dan seluruh hak pekerja telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif tersebut menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam mengedepankan dialog serta transparansi dalam menyikapi setiap dinamika hubungan kerja. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa informasi yang beredar di sejumlah kanal tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Danang P. menyampaikan bahwa BRI senantiasa menjalankan kebijakan ketenagakerjaan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan serta ketentuan internal perusahaan, termasuk dalam pemenuhan hak atas upah lembur bagi pekerja yang melaksanakan pekerjaan di luar jam kerja sesuai mekanisme yang berlaku.

“BRI memastikan bahwa seluruh hak pekerja, termasuk terkait lembur, telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi yang menyebutkan adanya lembur yang tidak dibayarkan adalah tidak benar atau hoaks,” ujar Danang P.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa BRI secara konsisten membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan internal, termasuk Serikat Pekerja, guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan berkeadilan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Serikat Pekerja BRI Kisaran, Jamaluddin Ramdani menyampaikan apresiasi atas keterbukaan manajemen dalam memberikan klarifikasi serta memastikan bahwa tidak terdapat pelanggaran terkait hak pekerja sebagaimana yang diinformasikan secara tidak bertanggung jawab oleh pihak-pihak tertentu.

“Kami telah mendapatkan penjelasan secara langsung dari manajemen, dan dapat kami pastikan bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar. Hubungan antara pekerja dan manajemen tetap berjalan dengan baik dan kondusif,” ujarnya.

BRI memahami bahwa di era digital saat ini, penyebaran informasi dapat terjadi dengan cepat. Oleh karena itu, BRI mengimbau kepada seluruh pihak untuk dapat menyaring informasi secara bijak serta mengedepankan klarifikasi melalui kanal resmi guna menghindari kesalahpahaman.

Ke depan, BRI akan terus memperkuat komunikasi internal dan eksternal guna memastikan setiap informasi yang beredar dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat maupun pekerja.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperoleh pemahaman yang tepat serta terus mendukung terciptanya hubungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan di lingkungan BRI.(red)